Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah sudah mendapatkan investor yang siap membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude oil storage) di Indonesia.
Menurut Bahlil, proyek ini penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Pemerintah ingin memastikan pasokan energi tetap aman di tengah ketidakpastian global.
Perkuat Cadangan Energi Nasional
Pemerintah menilai fasilitas penyimpanan minyak mentah akan membantu Indonesia memiliki cadangan energi yang lebih kuat.
Dengan fasilitas ini, pemerintah dapat menyimpan pasokan minyak dalam jumlah tertentu. Karena itu, pemerintah bisa menjaga stabilitas pasokan saat terjadi gangguan distribusi atau lonjakan harga minyak dunia.
Investor Sudah Menyatakan Minat
Bahlil mengatakan investor telah menyatakan minat untuk terlibat dalam proyek tersebut. Pemerintah kini membahas lokasi pembangunan serta skema investasi.
Selain itu, pemerintah memastikan proyek ini berjalan sesuai regulasi dan memberi manfaat bagi sektor energi nasional.
Dukung Hilirisasi Energi
Pemerintah juga mendorong pembangunan crude oil storage untuk memperkuat hilirisasi energi.
Fasilitas tersebut akan mempermudah pengelolaan minyak mentah sebelum masuk ke kilang. Dengan demikian, pengelolaan energi nasional dapat berjalan lebih efisien.
Antisipasi Gejolak Energi Global
Saat ini pasar energi dunia menghadapi berbagai tantangan geopolitik. Oleh karena itu, pemerintah memperkuat sistem cadangan energi nasional.
Bahlil menegaskan pemerintah akan terus membuka peluang investasi di sektor energi agar ketahanan energi Indonesia semakin kuat.



