Jakarta — Pemerintah Arab Saudi memutuskan Arab Saudi usir staf Kedutaan Iran dengan memberi batas waktu 24 jam untuk meninggalkan wilayahnya.
Keputusan Arab Saudi usir staf Kedutaan Iran mencakup atase militer, asistennya, serta tiga staf lainnya yang dinyatakan sebagai persona non grata.
Langkah ini diambil setelah meningkatnya ketegangan antara kedua negara di kawasan Timur Tengah.
Arab Saudi Usir Staf Kedutaan Iran
Pemerintah menyatakan Arab Saudi usir staf Kedutaan Iran sebagai respons atas situasi keamanan yang memburuk.
Otoritas Saudi menilai tindakan ini perlu untuk melindungi kedaulatan negara.
Para diplomat tersebut diwajibkan segera meninggalkan negara dalam waktu 24 jam.
Dipicu Ketegangan dan Serangan
Keputusan Arab Saudi usir staf Kedutaan Iran terjadi setelah serangkaian serangan yang dikaitkan dengan Iran.
Pemerintah Saudi menyebut serangan tersebut menargetkan wilayahnya dan meningkatkan risiko konflik.
Situasi ini memperburuk hubungan diplomatik kedua negara.
Dampak pada Hubungan Diplomatik
Langkah Arab Saudi usir staf Kedutaan Iran berpotensi memperuncing hubungan bilateral.
Pemerintah Saudi juga memperingatkan adanya konsekuensi lebih lanjut jika ketegangan terus meningkat.
Perkembangan ini menambah ketidakpastian di kawasan Timur Tengah.



